Beranda > Info Perjuangan > Rumah Sakit Tanpa Kelas

Rumah Sakit Tanpa Kelas


Megawati Soekarnoputri menyatakan berdasarkan konstitusi maka seluruh warga negara berhak mendapat perlakuan yang sama, termasuk dalam mendapatkan akses kesehatan. Hal ini disampaikan oleh beliau saat meletakkan batu pertama, mengawali pembangunan Rumah Sakit Tanpa Kelas di pemukiman nelayan di Desa Gebang Kilir, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (23/10). Rumah sakit tanpa kelas di Cirebon tersebut merupakan yang ketiga yang dibangun atas inisiasi PDI Perjuangan, dan bisa jadi merupakan rumah sakit nelayan pertama di Indonesia.
“Rumah sakit ini bagi mereka yang sangat membutuhkan, terutama tentunya, masyarakat Indonesia yang berada di kalangan kaum nelayan, petani, buruh, peternak atau yang disebut dari kalangan grasroot (akar rumput), yang sebagian besar masih di dalam suatu kehidupan yang sangat memerlukan bantuan dari seluruh mereka yang ada di pemerintahan maupun mereka dari kalangan berpunya,” kata beliau.
Menurut Megawati, rumah sakit ini sengaja dibangun dekat dengan di pemukiman nelayan agar masyarakat nelayan tidak kesulitan untuk pergi berobat.”Sebagai Ketum, saya selalu berupaya menggerakkan mereka-mereka kader partai untuk selalu berpihak kepada rakyat di segala bidang. Bagaimana rakyat diberi satu pengayoman, saya lihat bahwa di kalangan para nelayan belum ada suatu rumah sakit yang dekat dengan tempat pemukiman mereka. Jadi memang pada hari ini saya katakan bahwa bangun di dekat-dekat pemukiman nelayan itu, kalau mereka sakit tidak perlu digotong-gotong, dibawa jauh-jauh di suatu rumah sakit di kota tapi setelah itu ditolak dan harus pulang kembali. saya berpikir biarlah tempatnya, lokasinya itu dekat dengan keberadaan mereka,” jelas Ketua Umum PDI Perjuangan.Dalam kesempatan itu, Presiden ke 5 RI tersebut menyatakan dirinya berbahagia karena dapat menuhi janji untuk berkumpul bersama para nelayan terutama yang berada di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Selain itu, Megawati juga menegaskan tekadnya untuk memperjuangkan mengangkat martabat kaum marginal seperti petani, nelayan dan buruh.”Seperti tadi sekilas diceritakan pak Rohmin (Prof Dr Rokhmin Dahuri), saya berupaya untuk bisa angkat kehidupan kaum nelayan ataupun petani atau mereka yang masih butuhkan bantuan dari pemerintah untuk hidup berkecukupan, punya rasa kesejahteraan, aman dan damai. Memang pada waktu itu mungkin tidak bisa seluruh program saya dilaksanakan, karena saya ini hanya 1,5 jadi Wapres, dan selebihnya menjadi Presiden yang sekarang disebut sebagai Presiden RI Kelima,” jelasnya.Ketua Umum PDI Perjuangan berharap kepada warga nantinya turut menjaga rumah sakit dan mengedepankan semangat gotong royong dalam menggunakan fasilitas rumah tanpa kelas. “Maka Insya Allah rumah sakit itu dapat terbangunkan dan tentunya juga harus selalu dijaga diperhatikan. Kalau sudah jadi anggaplah milik sendiri, dipelihara,” ujar Megawati berpesan kepada warga.Untuk diketahui, rumah sakit yang berada di pinggir pantai utara Cirebon tersebut dibangun di atas lahan seluas 5000 meter hibah dari Bupati Cirebon, H. Dedi Supardi, dan direncanakan akan siap dalam waktu setahun dengan jumlah 100 kamar layaknya kamar kelas III di Rumah Sakit Umum Daerah.

Kategori:Info Perjuangan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: